Jurus Meraih Sukses

Posted on 14/12/2010

0


Judul Buku : Fight Like A Tiger Win Like A Champion –

Penulis :  Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadi –

Penerbit : Elex Media Komputindo –

Resensi Oleh : Atep Afia Hidayat –

Buku ini ditulis oleh Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi, diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Isinya mengupas delapan kekuatan dahsyat untuk meraih sukses sejati.

Kalau anda mau sukses, dalam arti sukses yang sesungguhnya, bukan sukses palsu, ada delapan jurus yang harus diterapkan, yaitu :

1. Bagaimana membangun sikap yang positif.

2. Bagaimana memiliki mimpi yang besar.

3. Bagaimana menemukan karier yang anda cintai.

4. Bagaimana memompa motivasi dari dalam secara terus menerus.

5. Bagaimana mengubah kegagalan menjadi kemenangan.

6. Bagaimana mengambil tindakan untuk berubah.

7. Bagaimana memiliki 100 persen champions mindset.

8. Bagaimana menjadi juara sejati dalam hidup ini.

 

Buku setebal 389 halaman tersebut, hampir setiap halaman enak dibaca dan penting, disertai contoh-contoh aktual yang mudah dicerna. Buku inipun dilengkapi Appendix berisi ratusan ungkapan atau kalimat penting dari tokoh ternama. Misalnya ada ungkapan dari Thomas Edison, Saya tidak putus asa, karena setiap kegagalan membawa saya selangkah lebih maju.

Kemudian ada kalimat …Hanya mereka yang berani gagal total yang dapat mencapai kesuksesan yang optimal (Robert F.Kennedy). Sukses adalah 99 persen kegagalan (Soichiro Honda). Hal-hal besar tidak dikerjakan dengan tiba-tiba, namun dari sebuah rangkaian pekerjaan-pekerjaan kecil yang digabungkan bersama (Vincent Van Gogh).

Bagaimanapun sukses adalah perjuangan panjang, menurut komedian Tukul, sukses itu merupakan kristalisasi keringat. Barangsiapa yang mau sukses, harus melakukan pendakian, satu bukit, dua bukit, akhirnya sampai ke puncak. Bagaimanapun perjalanan jauh tidak mungkin terlaksana, jika tidak dimulai dengan langkah pertama. Buku ini sangat memberikan motivasi.

Kekurangan yang sangat mendasar yaitu pengutipan kalimat sukses, umumnya hanya bersumber dari tokoh-tokoh terkenal dari barat dan penulis itu sendiri. Sangat disayangkan, tak ada satupun kalimat dari tokoh terhebat nomor satu di dunia, Nabi Muhammad SAW yang dikutip.

Padahal kalimat-kalimat dari Nabi Muhammad SAW, masih aktual sampai sekarang, seperti …. Tuntutlah ilmu walaupun sampai negeri Cina. Kalimat yang muncul sekitar 14 abad yang lalu itu, saat ini semakin mendapat pembuktian keakuratannya, yaitu dengan munculnya Cina sebagai kekuatan ekonomi nomor satu di dunia, jauh mengalahkan AS dan Jepang. Begitu pula kalimat-kalimat dari tokoh negeri ini, seperti Ir Soekarno, Drs Mohammad Hatta, tak ada yang dikutip. (Atep Afia)

Posted in: Resensi